dindinrasdi

  • Home
  • Dindinrasdi
  • Tutorial
  • Cerita Absurd
  • Novel Online
  • Sekelas Infoh

Selasa, 17 Januari 2017

Ingin Sekolah.

 Dindin Rasdi     22.54     Cerita Absurd     14 comments   

Aku masih mengingatnya, tapi aku lupa waktu itu aku berumur berapa, pokoknya waktu itu aku masih kecil, masih belum sekolah, aku sangat ingin sekali pergi untuk sekolah. Di sebabkan, setiap hari, setiap pagi, aku sering melihat orang-orang yang melewati rumahku untuk pergi sekolah dengan memakai seragamnya kecuali hari minggu dan tanggal merah lainnya. Lebih tepatnya aku penasaran ada apa selama ini orang-orang selalu pergi sekolah. Kakakku sendiri, kakak perempuan, waktu itu masih sekolah SD atau Sekolah Dasar, mau pergi sekolah dan aku juga melihatnya. Aku sempat menangis merengek kepada ibu untuk bisa ikut sekolah bersama kakak, tapi ibu tidak memperbolehkannya. Hanya memberikan beberapa uang receh untuk membuat berhenti menangis dan membuat aku senang.
 
Sampai suatu hari, ketika orang-orang sudah melewati rumahku untuk sekolah. Aku sendiri diam-diam mengikuti mereka dengan jarak yang lumayan jauh tapi tetap masih terlihat tanpa ibu mengetahuinya, tentu dengan berseragam sekolah juga. Seragam apa yang aku pakai? Ya seragam sekolah. Aku memakai baju punya kakak dan juga celananya, lebih tepatnya aku memakai rok perempuan. Karena setahu aku itulah seragam resmi sekolah, mau laki-laki atau perempuan, tapi itu dulu. Aku terus membuntuti mereka sampai berakhir di sekolah.
 
Tiba di sekolahan. Ada banyak orang termasuk siswa-siswi, guru, pedagang jajanan, ada pohon, tentu ada sekolahnya juga. Anehnya kenapa setiap orang yang memandangku selalu memberikan aku senyuman, lebih tepatnya menertawakan. Kakakku sendiri yang melihatnya juga memberikan tawa kepadaku. Apa yang salah dalam diriku?
 
  “Ni itu adik kamu?” Tanya seorang teman kakak yang tidak tahu namanya. Oh iya, nama kakakku itu Hanipah, siapa tahu kamu tidak mau tahu.
  “Eh, iya” Jawab kakak sambil menahan rasa malu. Kakak menghampiriku yang sedang terdiam.
  “Kenapa kamu kesini din?” Tanya kakak
  “Ya… kan, mau sekolah” Jawabku dengan polos.
  “Mending kamu pulang din, nanti kakak kantar sampai rumah ya”
 
Aku megikuti perintah kakak setelah di beri aku jajanan sekolah, sebelumnya aku menolak sampai mau menangis tapi kakak lebih dulu menawarkan jajanannya. Pada akhirnya aku hanya bisa pulang kembali di temani kakak sampai rumah. Jarak dari sekolah ke rumahku tidak terlalu jauh, sekitar setengah kilo meter. Dan kakak kembali ke sekolah untuk kemudian kembali lagi ke rumah setelah sekolah selesai, maksudnya jam sekolahnya sudah berakhir.

  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke Facebook
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

14 komentar:

  1. Unknown18 Januari 2017 pukul 10.26

    Nice mas :D

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  2. Andimewa18 Januari 2017 pukul 10.54

    cerita yang bagus dan mengispirasi mas ,, nice posrtt

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  3. Unknown18 Januari 2017 pukul 11.08

    jangan sia-siakan sekolah , kalau tidak sekolah pasti menyesal dikemudian hari :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dindin Rasdi18 Januari 2017 pukul 12.40

      Karna menyesal itu di akhir

      Hapus
      Balasan
        Balas
    2. Balas
  4. Anonim18 Januari 2017 pukul 12.23

    jadi flashback masa sekolah pas baca artikel ini :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dindin Rasdi18 Januari 2017 pukul 12.39

      Silahkan bang untuk flasbak

      Hapus
      Balasan
        Balas
    2. Balas
  5. Unknown18 Januari 2017 pukul 12.55

    ini pengalaman pribadi mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dindin Rasdi18 Januari 2017 pukul 13.03

      Betul sekali, tapi pas waktu masih kecil :(

      Hapus
      Balasan
        Balas
    2. Balas
  6. Anonim18 Januari 2017 pukul 18.02

    Done.a/n Silfan Van Leo
    https://www.facebook.com/ClickSilfan
    ditunggu BW nya ...
    link : https://goo.gl/u1Tt0q

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  7. Anonim18 Januari 2017 pukul 20.58

    sangat menginspirasi gan, memang perjalanan hidup ini perlu dinikmati :D

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  8. Fahreza Kei18 Januari 2017 pukul 21.00

    mantab gan artikelnya, suatu saat ketika saya sudah lulus sekolah dan bekerja akan rindu dengan suasana sekolah

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  9. Imhas Share18 Januari 2017 pukul 21.12

    setiap manusia pasti punya pengalaman hidup, indahnya masa masa sekolah :)

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  10. Farda Alan M18 Januari 2017 pukul 21.14

    nice gan .. menginspirasi sekali :')

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  11. Unknown18 Januari 2017 pukul 21.59

    Sedih gan , lanjutkan gan next post

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
Tambahkan komentar
Muat yang lain...

FOLLOW ME, OK!

  • Twitter Facebook Instagram Google Plus Youtube Channel

POSTINGAN POPULER

  • CINTA-CINTAAN | Episode 6
    Perhatian:  Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini, kamu sudah membaca cerita sebelumnya. Beberapa hari setelah merelakan Sar...
  • CINTA-CINTAAN | Episode 4
    Perhatian:  Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini, kamu sudah membaca cerita sebelumnya.   Hari hari terus berlanjut, tanpa ...
  • CINTA-CINTAAN | Episode 5
    Perhatian:  Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini, kamu sudah membaca cerita sebelumnya. Tidak terasa sudah berada di hari S...

Arsip Blog

  • ▼  2017 (8)
    • ►  September (1)
    • ►  Februari (3)
    • ▼  Januari (4)
      • Ingin Sekolah.
      • CINTA-CINTAAN | Episode 5
      • Mandi itu.
      • CINTA-CINTAAN | Episode 4
  • ►  2016 (18)
    • ►  Desember (12)
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)

Copyright © dindinrasdi