dindinrasdi

  • Home
  • Dindinrasdi
  • Tutorial
  • Cerita Absurd
  • Novel Online
  • Sekelas Infoh

Rabu, 28 Desember 2016

CINTA-CINTAAN | Episode 3

 Dindin Rasdi     17.47     Novel Online     7 comments   

Perhatian: 

Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini,
kamu sudah membaca cerita sebelumnya.


Beberapa hari berlanjut, mereka berdua sudah sangat dekat dengan Sari tanpa saling mengetahui. Tiba hari dimana mereka akan mengungkapkan rasa cinta mereka kepada Sari. Seperti biasa waktunya di jam istirahat, Dindin sangat bersamangat waktu itu kebetulan tidak sedang bareng Encep, menemukan seorang Sari sedang membaca buku di depan perpustakaan.

 “Lagi ngapain Sar?” Tanya Dindin
 “Ini lagi menanam padi Din” Jawab Sari
 “Hah menanam padi?” Dindin pura-pura kaget
 “Ya lagi baca bukulah Din, nggak lihat apa”
 “Iya aku juga tahu, kamu lagi baca buku”
 “Lah, terus kenapa bertanya”
 “Ya biar kamu menjawab”
 “Sar aku mau ngomong sesuatu” Tanya Dindin, dengan volume suara yang agak dikurangi disertai tatapan yang sedikit serius dan berbintang. Iya gitu berbintang?

Encep yang sedang menuju ke kantin untuk mencari Dindin, malah melihat Dindin dan Sari yang sedang asik mengobrol dengan ketidak sengajaan. Tidak mau melihat Sari dekat dengan Dindin, Encep menghampiri mereka berdua untuk ikut bergabung dalam obrolan mereka. Supaya mereka tidak berdua lagi.

 “Eh Cep, sini gabung” Sapa Sari.
 “Iya, ini juga mau gabung” Jawab Encep dengan percaya diri sambil berjalan menuju Sari dan Dindin.
 “Ah anjir ada si Encep lagi” Dindin bersuara dalam hatinya.

Mereka bertiga berhasil bergabung dalam satu riungan. Saling bercanda, bergurau, dan menghina, melihatkan kedekatan mereka bertiga. Sebenarnya Dindin dan Encep belum terlalu dekat dengan Sari, hanya saja mereka ingin menarik perhatian.

 “Kamu tadi mau ngomong apa Din?” Sari tiba-tiba menanyakan pertanyaan yang sempat terpotong dengan kedatangan Encep.
 “Itu… apatuh?” Dindin berusaha mencari jawaban yang di ajukan sari. Sebenarnya mau mengungkapkan perasaannya tapi terhalang dengan kedatangan Encep.
 “Itu apa?”
 “Euuhh... Kamu suka balapan keong gak Sar?”
 “Hahaha” Encep tertawa, dengan tawanya yang terlihat dipaksakan.

Encep sudah mengira bahwa Dindin telah mempunyai rasa cinta kepada Sari dengan melihat raut wajah seorang Dindin, begitu juga Dindin sudah mengira Encep punya rasa yang sama kepada Sari. Bel tanda berakhirnya jam istirahat berbunyi, semua murid yang sedang berada diluar kelas bergegas masuk kelasnya masing-masing. 

Ketika pelajaran berlangsung, Dindin dan Encep tidak memperhatikan ibu guru yang sedang mengajar melainkan memperhatikan Sari seorang. Mungkin hanya Sari saja yang ada dipikiran mereka. Ibu guru terus menerangkan pelajarannya di depan kelas, duduk di atas kursi yang sudah disediakan khusus untuk seorang guru. Dia juga tidak terlalu peduli dengan Dindin dan Encep yang tidak memperhatikannya, karena posisi duduk mereka terhalang oleh Asep yang ada di depannya. Ibu guru yang dimaksud itu namanya Ibu Ecin guru Bahasa Indonesia. Hanya memberi tahu saja, kalau juga tidak mau tahu kamu kan sekarang sudah tahu.

 “Cantik yah si Sari kalau di lihat dari samping” Encep bersuara kepada Dindin yang juga sedang memperhatikan Sari.
 “Oh jelas, dari manapun di lihatnya dia emang cantik Cep” Jawab Dindin sambil berkhayal, entah berkhayal apa dia.
 “Din! aku suka sama Sari” Tanya Encep.
 “Ya bilang aja sama Sari, kok bilang sama aku” Jawab Dindin dengan refleknya, tidak terpikirkan kalau dia juga sama menyukainya. “Eh, jadi kamu suka sama Sari, Cep.” Sambung Dindin yang sudah lumayan terpikirkan.
 “Iya Din, Iya. Suka banget”
 “Aku juga suka Cep”
 “APAA!!” 

Encep benar-benar kaget mendengar ucapan Dindin, bagaikan seorang aktor film professional yang sedang berakting. Sebenarnya sudah merasa tahu kalau Dindin memang suka sama Sari sejak melihat mereka berdua tadi sewaktu istirahat, cuma Encep terlalu mendramakan, memasukan kedalam hatinya, dan tidak ingat kalau dia sedang berada di kelas yang sedang berlangsungnya pelajaran. Semua orang yang ada di kelas sontak mengalihkan pandangannya kepada Encep tak terkecuali ibu guru yang sedang menerangkan pelajarannya juga Sari dan Dindin.

 “Iya kenapa?” Kata ibu guru kepada Encep.
 “Katanya ibu suka sama Pak Iman yah?” Jawab Encep. Sekilas info: Pak Iman itu adalah satpam di sekolah mereka waktu itu.
 “Eh kata siapa?”
 “kata aku barusan bu”
 “kemana aja kamu mah ah”
 “Adeuhh” Semua murid berteriak tidak terlalu kencang, ada juga yang sampai mengeluarkan suara peluit seperti “Witwiww”

Waktu pulang sekolah tiba, semua murid keluar dari kelasnya masing-masing hanya untuk satu tujuan pulang ke rumahnya masing-masing. Inilah saatnya bagi Encep untuk mempertanyaakan maksud pernyataan Dindin yang di dengarnya sewaktu pelajaran Ibu Ecin berlangsung. Disaat mereka baru keluar kelas tepat di depan pintu, Encep menanyakan sesuatu kepada Dindin.

 “Din tadi yang kamu maksud itu apa?”
 “Yang mana Cep” Jawab Dindin sambil berjalan terus menuju parkiran motor, walaupun Dindin tidak bawa motor karena jalan keluar masuknya sekolah itu melewati parkiran motor.
 “Itu yang katanya kamu juga suka sama Sari” Seru Encep yang juga sama sambil berjalan.
 “Oh… iya emang, aku suka sama Sari, tadi juga pas aku berdua di depan perpus itu aku mau nembak dia” Maksudnya bukan nembak sari menggunakan pistol, tapi mengungkapkan rasa cinta.
 “Eh… Din, aku juga suka sama Sari”
 “Ya udah berarti kita bersaing”
 “Bersaing untuk apa Din?”
 “Ya untuk dapetin Sari lah”
 “Ah… ya pasti aku yang menanglah”
 “Ohhh… Siap Cep, lihat saja nanti”

Merekapun sudah berada di lokasi parkiran motor dengan banyaknya orang-orang yang tentunya untuk mengambil dan mengendarai motor miliknya. Dindin melihat Sari, Encep juga melihatnya, tapi mereka melihatnya sedang mau dibonceng sama si Junaedi dengan penuh kemesraan. Maksudnya kelihatan seperti orang yang berpacaran. Mereka tidak cemburu.

Ternyata memang benar Sari sudah jadi pacarnya Junaedi, orang yang tempat duduknya tepat berada di belakang mereka, yang dulu di inginkan sama mereka, yang tinggi badanya lebih tinggi dari Encep. Dindin dan Encep juga sudah tahu, karena mereka langsung menanyakannya kepada Sari lewat pesan singkat yang dikirim melalui smartphonenya di waktu yang bersamaan, malamnya.

Akhirnya persaingan itu membuahkan hasil, hasil yang sia-sia. Mereka juga menyadarinya, sampai menyusun sebuah rencana kerjasama tim. Rencana yang akan ditujukan untuk si Junaedi, walaupun dia itu tinggi badannya lebih tinggi dari Encep.

~Bersambung~

Rencana apa yang akan dilakukan mereka berdua? Tunggu kelanjutannya di postingan selanjutnya yah...

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Sabtu, 17 Desember 2016

Gagal

 Dindin Rasdi     22.16     Sekelas Infoh     No comments   

Kalian semua, kamu kamu pasti pernah mengalami yang namanya gagal. Dari banyaknya manusia di muka bumi ini pasti pernah mengalami yang namanya gagal, termasuk aku, termasuk kamu, termasuk dia, termasuk mereka, iya kan, iya kan, ayolah ngaku! Mau itu gagal mendapatkan cinta, mau itu gagal mendapatkan nilai 100, gagal bangun di pagi hari padahal sudah di pasang alarm, gagal juara, gagal kehidupan, gagal move on, gagal ginjal, gagal jantung, gagal-gagal. Tidak apa-apa broh gagal-gagal juga, tinggal garuk ajah, oy gatal-gatal oy itu mah. Oh. Iya tidak apa-apa gagal juga broh tinggal bangkit lagi. Gagal lagi bangkit lagi, gagal lagi bangkit lagi, gagal lagi bangkit lagi, gitu aja terus sampai bang Haji Roma Irama rilis lagu metalica, haha sampai berhasilah. Sudah biasa yang namanya gagal mah, itu pasti akan terjadi.

Biarin gagal juga namanya juga hidup, namanya juga usaha. Orang sukses juga sudah tentu merasakan yang namanya gagal, gagal, gagal, tapi dia tidak pernah mengeluh, tidak menyerah, terus mencoba lagi, lagi, lagi, dan lagi sampai akhirnya berhasil. Kalau dia menyerah setelah gagal mungkin dia tidak akan sukses.

Kalian tahu Thomas Alva Edison? Tahu? Ah so tahu? Beneran tahu? Emang pernah bertemu? Oke dia juga sebelum berhasil menciptakan bola lampu pijar awalnya gagal sampai 999 kali. Bayangkan broh 999 kali. Kamu sudah berapa kali di tolak si dia?

Anggaplah gagal itu sebuah pengalaman yang sangat berharga. Pengalaman gagal itu ibarat pengingat, betapa kesuksesan itu mahal harganya. Sukses juga tidak akan terlalu bermakna kalau di dapat dengan instan, tidak seru broh. Gak ada ceritanya buat anak cucu kita. Justru yang serunya itu di waktu jatuh bangunnya. *Jatuh bangun aku mengejarmu...
 
Kamu pasti merasa sedih disaat gagal itu datang menghampiri, yo iya kan. Pasti sedihlah, jangan bersedih broh karna kamu itu di ciptakan oleh orang tua yang bersenang-senang. Biasanya orang-orang lebih siap menghadapi keberhasilan daripada kegagalan, tru story broh.

Gagal itu bukan akhir dari usaha kamu, justru itu adalah awal dari perjalanan kesuksesan kamu. Tapi gagal juga bisa menjadi akhir dari usahamu kalau kamu menyerah dan berhenti disitu. Sudah banyak kata motivasi yang keluar dari orang-orang sukses atau motivator tentang gagal atau kegagalan, jika kamu butuh motivasi untuk bangkit. Tinggal cari ajah di gugel.

Keberhasilan itu terjadi kepada orang yang mau berusaha dan sedikit keberuntungan.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Jumat, 16 Desember 2016

Arti kata Kepo

 Dindin Rasdi     21.42     Sekelas Infoh     1 comment   

Sejak adanya kata kepo jadi sulit bagiku untuk bertanya :(

Hadirin yang sedang membaca postingan ini pasti pernah mendengar kata kepo atau pernah menyebutkan kata kepo, nah itu sudah kamu sebut. Apakah kamu tahu apa yang kamu dengar atau ucapkan itu? Jadi apa itu kepo? Hmmm. Semacam makanankan, atau mainan, atau minuman, atau semacam molekul. Kepo itu singkatan dari Kenapa Elu Punya Odol? Karena Elu Pengen Otahu bulat di goreng dadakan 5 ratusan. Tidak lucu yah? Emang tidak sedang ngelucu. Ada yang mengerti hadirin sekalian?

Oke menurut catatan kaki yang rorombeheun kepo itu adalah rasa ingin tahu, rasa ingin tahu yang mendalam dari sesuatu, sampe hal sepele sekalipun ingin tau.

Entah kapan pertama kali muncul kata kepo ini, dan siapa yang pertama kali menemukannya. Sepertinya itu tidak penting mau kapan? Mau siapa? Karena kemungkinan besar tidak akan berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Menurut hasil survey yang Dindin lakukan melalui Google, kepo ini memiliki banyak pengertian di antaranya itu.
 
Kepo merupakan akronim atau kepanjangan dari Knowing Every Particular Object, yang memiliki arti mau tau ajah.

Kepo berasal dari bahasa Hokkien Tionghoa Medan/Tionghoa Sumatra yang biasa digunakan untuk memarahi atau mengejek orang yang kurang kerjaan.

Kepo berasal dari bahasa Inggris yang berasal dari kata care full yang mengalami tranformasi kata jadi ker pol jadi kepo.

Itu diantaranya, dari banyaknya arti kepo tetap intinya itu ingin tau. Dengan banyaknya orang yang suka kepo, sampe-sampe tidak sedikit orang yang kepo. Kepo ini terbagi menjadi dua kubu, kubu positif dan negative, yang kalau disatukan akan menghasilkan sebuah aliran listrik. Eh kok tidak nyambung yah.

Oke, kubu positif. Dia akan selalu bertanya sesuatu yang penting dan merasa itu manfaat bagi dirinya atau orang lain, dia haus akan pengetahuan. Karena menurut dia malu bertanya sesat di hutan.

Kubu negative. Dia akan bertanya sesuatu yang tidak penting, serba ingin tau urusan orang lain, so tau, bikin orang marah marah dan tidak ada manfaatnya sama sekali.

Tapi ada juga kelebihan orang kepo itu, ia akan mengetahui banyak hal yang tidak diketahui orang, pandangan tajam, pendengaran tajam setajam silet.

Jangan lupa yah untuk tidak lupa, oke. Sip. Juga nonton video dibawah ini biar afdol.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Kamis, 15 Desember 2016

Kecanduan Internet

 Dindin Rasdi     20.52     Sekelas Infoh     11 comments   


Di jaman sekarang ini selain sandang, pangan, papan, casan. Internet juga sudah menjadi kebutuhan pokok. Semua orang sudah tidak bisa lagi tidak terhubung dengan Internet, sebagian sih kecuali yang tidak terjangkau internet. Siapa sih yang tidak kenal atau tidak tahu internet, Haahh, kamu tidak tahu internet, Kampungan! Oke sana cari tahu dulu!

Akhir-akhir ini aku sangat kecanduan banget dengan internet, iya soal nya dalam internet ada semuanya. Mulai dari berita kekinian, gosip, kabar buruk, tutorial, sharing, nonton video, update status, posting gambar, posting video, pamer barang, jual beli, nonton tv, mendengarkan radio, hoax, bully, dan masih banyak lagi. Ada sisi positifnya dan ada juga sisi negatifnya, tergantung kita para penggunanya. Kalau bisa seimbangkan antara yang negatif dan positifnya biar tidak koslet dan meledak.

Kecanduan internet itu sama saja sih dengan kecanduan yang lainnya seperti obat-obatan, minuman, rokok, dan juga kamu iya kamu. Jadi kita tidak bisa lepas atau jauh jauh darinya. Apalagi semenjak adanya media sosial, Ow dikit-dikit update status, dikit-dikit bikin tweet, dikit-dikit retweet, dikit-dikit repost, dikit-dikit repath. Ketika melakukan apapun, dimanapun, dan bagaimanapun.

Oke menurut survey yang Dindin lakukan dengan cara Googling, inilah tanda-tanda atau ciri-ciri kamu kecanduan internet.

Pertama, kamu tidak bisa lepas dari internet. Iya, karena kalau kamu bisa lepas dari internet berarti kamu tidak kecanduan.

Kedua, saat kamu buka internet kamu tidak akan peduli dengan apapun, siapapun, kapanpun, dimanapun.

Ketiga, ketika kamu sudah menyelesaikan sesuatu, yang ingin kamu lakukan selanjutnya adalah membuka internet.

Keempat, disaat internet mati, kamu menganggap komputer, laptop dan gadget kamu sudah rusak atau tidak berguna lagi.

Kelima, kamu akan marah-marah disaat koneksi internet terputus.

Iya itulah tanda-tanda atau ciri-ciri kamu kecanduan internet menurut survey yang Dindin lakukan dengan cara Googling. Apakah kamu termasuk kedalam tanda-tanda atau ciri-ciri tadi? Jadi bagaimana cara mengatasi nya dari kecanduan internet? Sangat gampang sekali. Kamu hanya perlu tinggalkan atau jangan memasang internet. It's easy. Oke matikan gadget mu, keluar rumah dan bersosialisasilah! So pergunakanlah internet seperlunya dan sebaik-baiknya. Salam netizen.

Jangan lupa untuk tidur kalau sudah ngantuk dan tonton videonya di bawah ini yah.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Ciri-ciri orang Egois

 Dindin Rasdi     08.58     Sekelas Infoh     4 comments   

Egois. Kata egois ini berasal dari kata ego, yang berarti aku, dan is yang berarti adalah, jadi egois itu aku adalah… Euuhhh apa yah? Ah pokok nya egois aja. Pasti, mungkin sudah pasti dari banyaknya manusia di sekitar kamu ada yang egois, akan egois, atau selalu egois, atau mungkin kamu juga egois. Haah, kenapa? Karena egois itu adalah sikap alami manusia untuk memenuhi kebutuhan pribadinya yang sudah ada dari sejak kecil.

Memang egois itu sudah dominannya di cap buruk, siapa sih yang mau di bilang egois, aku aja tidak mau, ya tidak akan ada yang mau lah, walaupun aku ini sebenarnya egois, Haha. Tapi, kamu bisa tahu orang yang egois atau tidak egois dengan ciri-cirin seperti ini.

Pertama, merasa dirinya paling benar. Ingat merasa paling benar, bukan orang yang benar. Karena orang yang benar dengan orang yang merasa benar itu beda, beda banget, sangat beda, beda sekali, pokonya beda weh.

Kedua, suka mengeluh. Dikit-dikit ngeluh, banyak-banyak ngeluh, sedikit banyak ngeluh. Iya tahu setiap orang pasti punya masalah dalam hidupnya. Mau itu masalah cinta-cintaan, mau itu masalah teman-temanan, waktu, tugas, ujian, makanan, minuman, cuaca, jangkrik, anduk, toilet, jajanan, sendal, sepatu, meja, kursi, karung, dan lainnya. Dan itu membuatnya selalu mengeluh.

Ketiga, selalu menyalahkan orang Lain. Oh jelas orang egois itu pasti selalu menyalahkan orang lain atau apapun asal tidak menyalahkan dirinya sendiri.

Keempat, suka menilai orang lain. Ini nih yang biasa dilakukan para egoiser, karena dia tidak mau orang lain menilai dirinya sendiri, karena itu sudah merasa benar.

Kelima, tidak suka di kritik. Suka mengkritik orang lain, tapi tidak mau dapat kritik dari orang lain, kritik oke bukan kripik, haaahh. Sudah tahulah karena merasa paling benar itu.

Yah paling itu ciri-cirinya yang aku tahu. Kenapa aku tahu ciri-cirinya? karena aku juga orangnya egois, hahaha. Tapi broh egois itu juga perlu, karena dominannya ke sikap buruk berarti ada sedikitnyalah untuk kebaikan. Itu juga tergantung Situasi Kondisi Toleransi Pantauan dan Jangkauannya juga sih di singkat jadi SIKON... euuhhh.

Karena tanpa adanya egois, kamu tidak akan bisa menjadi diri sendiri. Tanpa egois, kamu akan selalu bergantung kepada orang lain. Tanpa egois, kamu tidak akan bisa menikmati kehidupan sendiri. Tanpa egois, kamu tidak akan bisa mencintai karena cinta itu harus memiliki. Tanpa egois… apalagi yah kamu bukanlah kamu.

Jadi, itu tergantung sudut pandang kamu sendiri untuk mengartikan kata egois itu. Pokonya egois itu kumaha aing weh. Hirup hirup aing. Oke, jangan lupa mandi yah biar selalu segar.

Nonton videonya di bawah ini!

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Rabu, 14 Desember 2016

Apa itu Pamali?

 Dindin Rasdi     20.51     Sekelas Infoh     No comments   

Pasti kamu semua sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Pamali, juga pasti pernah mengucapkan sekali dua kali, tiga kali, empat kali, lima kali kata Pamali ini. Apakah kamu tahu artinya apa yang kamu ucapkan itu? kalau tidak tahu berarti kamu tidak tahu jangan so tahu, biar aku kasih tahu.

Apa itu pamali? Oke dalam postingan ini aku akan bahas kata Pamali. Pamali ini berasal dari kata PAk dan MALI jadi sudah jelaskan Pamali itu bapak nya si Mali. Kalau ada bapaknya berati ada juga ibunya yaitu BU MALI, berarti ada juga neneknya NEK MALI, berarti ada kakeknya juga KI MALI. Eh kok malah ngaco gini. Paham kan? Haah postingan macam apa ini?

Oke oke oke, tenang tenang. Jadi Pamali ini bukan berasal dari bahasa yunani ataupun sansekerta. Pamali ini berasal dari bahasa Sunda, yang artinya tidak boleh atau pantangan atau larangan. Biasanya di sampaikan oleh orang tua kepada anaknya atau pada sanak family. Tapi broh Pamali ini di ucapakan karena demi kebaikan. Iya untuk kebaikan hubungan kita berdua. Eh.

Dari kecil sampai sekarang aku belum tahu semua apa sebenarnya di balik kata pamali ini, karena pas dengar kata Pamali ini yang diucapkan oleh orang tua seolah olah kita itu takut, merinding, dan langsung tidak melakukanya. Oh shit. What the hell? The power of Pamali.

Inilah kata kata legend Pamali yang sering aku dengar pas waktu masih kecil.

  Bapak: Itu kamu jangan duduk di atas bantal Pamali nanti bisulan!
  Dindin: Haaahhh?

  Emak: Dindin kamu kalau makan itu di habiskan Pamali nanti nasinya pada nangis!
  Dindin: Memangnya nasi bisa nangis gitu mak?
  Emak: Eh kamu yah jangan banyak nanya Pamali! Habiskan!

Sebenarnya orang tua melarang kita duduk di atas bantal supaya bantal itu tidak rusak atau kempes, karena bantal itu bukan untuk di duduki tapi untuk kepala. Terus kenapa kalau makan harus di habiskan? Ya ialah mubadzir broh, kita itu harus bersyukur masih banyak orang di luar sana yang rela makan makanan sisa bahkan sampai ada yang tidak makan sama sekali.

Masih banyak contoh Pamali lainnya, seperti jangan tidur setelah adzan ashar Pamali nanti bisa jadi gila, jangan tengkurep Pamali nanti ibu kamu meninggal, jangan bersiul di malam hari Pamali nanti ada hantu, jangan duduk di atas meja Pamali nanti bakal banyak hutang, dan sebagainya. Dalam kata Pamali ini terkandung makna tersirat yang mendalam. Sedalam cintaku kepadamu wahai sendal jepit yang selalu aku injak-injak tapi tidak pernah mengeluh. Eh.

Sampai sekarang aku juga tidak tahu sejarah dan asal muasal kata Pamali. Karena pas mamaku bilang "Pamali", dan aku tanya balik "apa itu pamali mak?" Dan dia jawab "kalau Pamali ya Pamali jangan banyak nanya." Its true story men. Padahal aku ini sangat penasaran banget.

Tapi broh seiring perkembangan jaman banyak orang orang yang sudah tidak peduli dengan kata pamali ini. Itu sih tergantung pada orang nya, mau peduli atau tidak. Whatever. Tapi usahakan broh jangan menghilangkan kata pamali ini, karena ini sudah menjadi adat kebiasaan orang sunda. Sudah turun temurun dari nenek moyang kita. Jadi kita harus melestarikan nya. Hhii Sip

Jadi semuanya kembali lagi pada diri kita masing masing. Oke. Jangan lupa makan biar tidak mati.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Jumat, 09 Desember 2016

Cara menghidupkan komputer

 Dindin Rasdi     13.21     Tutorial     1 comment   

 

Dalam judulnya saja sudah terdengar horror, emang bisa gitu komputer hidup? Bisa saja kalau Tuhan berkehendak, kan takut kalau misalnya komputer bisa hidup, jalan-jalan, ngobrol, makan, minum gitu. Tapi itu tidak berlaku untuk orang yang selalu sendirian, iyalah kan jadi ada temannya. 

Sebut saja menyalakan komputer, biar tidak terdengar horror. Siapa sih di jaman sekarang yang tidak mengenal namanya komputer? kamu pasti sudah mengenalnya kan, kalau belum ya kenalan aja dulu sana! Tanpa panjang lebar dan tinggi, tanpa basa-basi lagi disini iya disini aku akan kasih tahu bagaimana cara menyalakan sebuah komputer.

Pertama-tama dan yang paling utama dan yang harus kamu utamakan, kamu terlebih dahulu harus mempunyai sebuah komputer. Bagaimana kamu mau menyalakan sebuah komputer tanpa mempunyai komputer, sungguh aneh. Bisa saja sih kamu tinggal pinjam saja sama orang yang mempunyainya, itu juga kalau ada yang meminjamkannya.

Kedua, setelah kamu mempunyai komputer dengan berbagai caranya mau itu pinjam, beli, mencuri, terserah itu kan kamu yang melakukannya bukan aku. Kamu hanya perlu sebuah terminal listrik yang sudah terhubung dengan arus listrik untuk menghubungkan sebuah kabel colokan komputer. Sudah terhubung antara arus listrik dengan terminal listrik dan kabel colokan komputer maka mereka bertiga saling berhubungan satu sama lain.

Ketiga, Kamu hanya tinggal menekan tombol power yang ada di CPU dan LCD komputer. Tunggu sampai layar LCD menyala, kamu bisa melakukan apa saja selama menunggu, mau tiduran, mandi, makan, minum, olahraga, nonton sidang kopi, jalan-jalan keliling dunia, terserah. Sebenarnya waktu untuk menunggu hanya sekitar kurang dari satu menit.

Komputer sudah menyala, ya sudah mau apa lagi? kamu juga bisa menjualnya kembali, atau mengembalikan ke pemiliknya, atau memainkannya. Jangan lupa untuk mematikannya lagi, biar tidak menyala.

Begitulah cara kamu menyalakan komputer, mudah bukan? Terimakasih sudah menghampiri blog ini, sampai ketemu lagi di postingan selanjutnya.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Kamis, 08 Desember 2016

Cara Menghindari Mager

 Dindin Rasdi     14.53     Tutorial     No comments   

Apa itu mager? Masang pager? Manjat pager? Mami Seger? Masuk gerbang? Salah semuanya. Mager itu singkatan dari mau gerak, eh males gerak! Yang biasa digunakan untuk orang-orang pemalas. Anak gaul jaman sekarang sudah tidak asing dengan kata mager, entah siapa yang pertama kali menemukan kata mager ini. Oke itu tidak penting mau siapa yang menemukannya juga, karna itu tidak akan ada di soal Ujian Nasional. Yang jelas kata mager ini sudah sangat popular dan digunakan dalam kehidupan sehari hari.

Mager atau males gerak ini bisa datang kepada siapa saja tidak pandang bulu, mau bulu kucing, mau bulu domba, mau ulat bulu, eh. Mau anak-anak, mau kakek-kakek, nenek-nenek, teteh-teteh, bapak-bapak, ibu-ibu, semua yang ada di sini ayo goyang hihaaa. Ingat broh tidak ada orang lain yang bisa mengatasi kemalasan, kecuali diri kita sendiri.

Untuk kamu yang mager lakukan tips ini agar kamu tidak mager lagi.

Pertama, niat.
Oh iya jelas dong pertama itu harus niat, gimana mau tidak mager kalau tidak ada niat untuk tidak mager. Niatkan, dengan bulat ataupun kotak dalam diri anda untuk tidak menjadi malas.

Kedua, bersukur.
Disaat kita mager, biarkan saja dulu kemalasan itu menghampiri kita kemudian bersukur, karena berukur itu tidak butuh badan untuk bergerak. Tapi kalau dengan bersukur ini masih tetap mager lakukan tips selanjutnya.

Ketiga, Tulis mimpi.
Tuliskan mimpi-mimpi anda dalam selembar kertas kemudian tempel di dinding kamarmu. Supaya kamu lebih semangat dalam menjalankan hidup ini, ciahh. Itu maksudnya, tuliskan harapan harapan kamu atau target kamu untuk beberpa bulan kedepan, atau beberapa tahun, atau beberapa abad kemudian.

Itulah tiga tips dari Dindin agar kamu tidak mager. Jika dengan ketiga tips tadi kamu masih mager, hhmmm mungkin kamu kurang piknik deh, atau kamu mulai lapar, atau mungkin kurang kasih sayang dari seseorang kayanya.

Tapi gaes apakah kalian tau? Orang orang malas ini biasanya jenius. Kenapa? Karena orang orang males jika di kasih pekerjaan yang sulit atau rumit dia akan males mengerjakannya, tapi dia mencari cara agar pekerjaannya itu jadi mudah. Okeh okeh aku tidak menyuruh kamu untuk menjadi orang pemalas yah. Itu tergantung kamu. Mau males mau rajin, whatever itu kehidupanmu. Tapi usahakan jangan jadi pemalas.

Lihat video dibawah ini untuk selengkapnya.


Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+

Rabu, 07 Desember 2016

CINTA-CINTAAN | Episode 2

 Dindin Rasdi     21.23     Novel Online     No comments   


Perhatian: 

Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini,
kamu sudah membaca cerita sebelumnya.

Sama seperti hari sebelumnya Dindin dan Encep berangkat sekolah bersama, hanya untuk hari ini mereka berhasil tidak kesiangan. Mereka sudah berada disekolah dari jam lima pagi dikurangi tiga puluh menit. Mereka mah gitu kalau rajin rajin banget, saking rajinnya mereka adalah orang pertama yang pergi kesekolah setelah pak satpam. Merasa ke pagian, Dindin rupanya tiduran dikelas dengan membariskan kursi dipanjangkan, membawa selimut dan bantal kecil dari rumahnya untuk menambah kenyamanan tidur. Sementara Encep, dia jalan-jalan mengelilingi sekolah agar lebih tahu lokasi-lokasi penting disetiap sudut sekolah, terutama untuk melakukan bolos.

Satu persatu murid sekolah bermunculan memasuki kelasnya masing-masing, ada yang langsung ke toilet, ada yang duduk-duduk di depan kelasnya saja, ada yang ke kantin, ada yang loncat-loncat, ada yang ke lapangan untuk olahraga, ah pokoknya banyak sekali yang mereka lakukan, kecuali berenang karena tidak ada kolam renang disekolah.

Waktu terus berjalan tak pernah berhenti kecuali Tuhan menghentikannya, bel pelajaran pertama berbunyi, semua murid memasuki kelasnya masing-masing bagaikan segerombolan bebek yang sedang digembala. Pelajaran pertama dimulai, Dindin bangun dari tidurnya yang singkat itu. Anehnya disaat bangun Dindin merasa ada yang beda dengan suasana kelas itu. Oh sit ternyata Dindin salah kelas.

 “Kamu siapa?” Tanya ibu guru yang sedang mengajar dikelas itu
 “Euh… saya Dindin bu” Dindin menjawabnya
 “Kamu murid kelas ini bukan?” Tanya ibu guru itu dengan wajah curiga
 “Bukan bu, maaf salah kelas” Jawab Dindin sambil keluar kelas yang masih menggunakan selimut dan membawa bantal kecilnya.

Dindin menuju kelas yang benar, ketika itu dikelasnya juga sudah ada bapak guru yang sedang mengajar pelajaran kimia. Dari mana Dindin tahu kalau bapak guru itu mengajar pelajaran kimia, karena bapak gurunya mirip rumus kimia menakutkan sekali ih buat Dindin. Memasuki kelas dengan hati-hati supaya bapak guru tidak melihatnya.

 “Hey siapa kamu?” Tanya bapak guru.
Oh sit Dindin ketahuan, rupanya dia tidak berhasil memasuki kelasnya dengan diam-diam.
 “Saya Dindin Pak” Jawab Dindin.
 “Kelas mana kamu”
 “Kelas ini Pak”
 “Jangan dulu duduk, sini kamu berdiri temenin bapak didepan”
 “Baik Pak, dengan senang hati” Dindin menerima perintah dari bapak guru.

Semua orang yang ada dikelas menertawai Dindin yang ada di depan. Rupanya Dindin masih memakai selimut bekas tadi tiduran dan lupa tidak membuangnya kedalam tas. Dindin melihat teman cewek nya dari depan yang juga memperhatikan Dindin bukan bapak guru “Oh Tuhan begitu cantiknya dia, aku harus mendapatkan cewek itu apapun caranya” kata Dindin dalam hatinya. Melihat Encep juga sedang memperhatikan cewek yang sedang melihat ke arah Dindin.
Pelajaran Kimia berakhir dengan damai, Dindin dipersilahkan untuk duduk kembali oleh bapak guru. Di waktu istirahat Encep menghampiri cewek yang diperhatikan dari tadi, untuk berkenalan.

 “Hay cewek” Kata Encep.
 “Hay juga cowok” Oh dia meresponnya dengan baik.
 “Nama kamu siapa” Tanya Encep.
 “Dini Sari Solihah”
 “Oh, terus aku panggilnya apa? Dini? Sari? Soli? Atau Lihah”
 “Cie…cie…” Asep menghampiri mereka berdua.
 “Apa kamu hah? Ganggu ajah nih sana jajan ke toilet eh ke kantin” Encep mengusir Asep dengan memberi uang lima ratus rupiah dan Asep pun menerimanya kemudian pergi.
 “Panggil aja Agus”
 “Haah Agus?” Encep dengan refleksnya kaget.
 “Enggak lah masa Agus, panggil aja Sari”
 “Oh, Sari, aku Encep”

Mereka sukses berkenalan, Dindin melihatnya ketika masuk kelas dengan mata kepala ayam yang sedang makan setelah pergi ke toilet. Tidak hanya Dindin, Junaedi juga melihatnya, Asep juga melihatnya.

 “Oy Din sudah dari mana?” Sapa Encep
 “Biasa sudah jalan-jalan dari Libanon” Jawab Dindin
 “Enggak ajak-ajak lah”
 “Sudah dari toilet, masa ke toilet harus rame-rame”
 “Oh”

Dindin duduk dikursi sambil memandang keluar dari jendela, memperhatikan semua orang yang sedang melakukan pergerakan tubuhnya. Ada sepasang cewek yang sedang mengobrol, Dindin melihatnya. Encep menghampiri Dindin.

 “Cie… cie…” Kata Encep
 “Apaan sih”
 “Itu kamu kan lagi memperhatikan dia” Jawab Encep sambil menunjuk sepasang cewek yang Dindin lihat.
 “Haaa, siapa itu”
 “Din tahu gak?” Encep mengajukan pertanyaan.
 “Iya tahu”
 “Apa?”
 “Dua permen milkita sama dengan satu gelas susu”
 “Ih kamu, selamat anda mendapatkan uang senilai dua ratus rupiah”
 “Cep siapa tadi namanya” Tanya Dindin
 “Yang mana?”
 “Itu yang kamu ajak kenalan”
 “Oh, itu mah si Sari”

Encep memiliki niat untuk dekat dengan Sari tanpa sepengetahuan Dindin, sama halnya Dindin memiliki niat untuk dekat dengan Sari tanpa sepengetahuan Encep.

~Bersambung~

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

FOLLOW ME, OK!

  • Twitter Facebook Instagram Google Plus Youtube Channel

POSTINGAN POPULER

  • CINTA-CINTAAN | Episode 6
    Perhatian:  Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini, kamu sudah membaca cerita sebelumnya. Beberapa hari setelah merelakan Sar...
  • CINTA-CINTAAN | Episode 4
    Perhatian:  Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini, kamu sudah membaca cerita sebelumnya.   Hari hari terus berlanjut, tanpa ...
  • CINTA-CINTAAN | Episode 5
    Perhatian:  Akan lebih baik sebelum membaca cerita ini, kamu sudah membaca cerita sebelumnya. Tidak terasa sudah berada di hari S...

Arsip Blog

  • ►  2017 (8)
    • ►  September (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (4)
  • ▼  2016 (18)
    • ▼  Desember (12)
      • CINTA-CINTAAN | Episode 3
      • Gagal
      • Arti kata Kepo
      • Kecanduan Internet
      • Ciri-ciri orang Egois
      • Apa itu Pamali?
      • Cara menghidupkan komputer
      • Cara Menghindari Mager
      • CINTA-CINTAAN | Episode 2
      • CINTA-CINTAAN | Episode 1
      • Bolos Sekolah #5 - Akhirnya
      • Bolos Sekolah #4 - Tarik tambang merinding
    • ►  November (4)
    • ►  Juli (2)

Copyright © dindinrasdi